05 Maret 2009

Info tidak resmi PSB 2009

Syarat dan ketentuan PSB 2009 dapat didownload disini.
Formulir komputer dapat didownload disini.
User manual pengisian formulir dapat didownload disini.
Surat pernyataan kesanggupan dapat didownload disini.

23 Februari 2009

User Manual Formulir Pendaftaran SMA 1 Wonosari

Versi beta user manual formulir pendaftaran calon peserta didik baru SMA 1 Wonosari tahun 2009 dapat didownload: pdf= disini, atau zip= disini. Untuk versi finalnya akan disiapkan di www.sma1wonosari.sch.id.

30 Januari 2009

Menghapus Data dari Database PAS-SMA

Wekkk.....dah terlanjur di-save ternyata datanya salah...repot juga ya...harus kontak Jakarta yang selalu sibuk. Cek FAQ PAS-SMA online yang harus ke warnet dulu (We....dapat membaca inipun juga harus ke warnet ya?)....sm sj t....

Pengamanan database PAS-SMA memang luar biasa ketat, tetapi kita dapat melihat semua yang tersimpan di tabel-tabel database PAS-SMA dengan membuat koneksi mempergunakan program database semacam Access.

Caranya?
1. Buat database baru
2. Di objek tabel, membuat koneksi via ODBC, pilih pas_sma, pilih tabel yang akan dihubungkan
3. Untuk menghapus data, tabel hasil hubungan dibuka, record yang akan dihapus dipilih, lalu dihapus.
4. Bila ada pesan kesalahan karena terhubung dengan tabel yang lain, tabel yang lain tersebut juga dibuka. Cari record yang terdaftar disitu dan dihapus, maka record di tabel yang lain baru dapat dihapus.

Masih bingung?
Coba dulu langsung dipraktekkan, bila khawatir database akan rusak, database dapat dibuat cadangan dulu. Database disimpan di drive:\DEPDIKNAS\Paket Aplikasi Sekolah - SMA\mysql-5.0.22\data. (untuk PAS-SMA)
Semua file yang berada di folder data dikopi dulu ke tempat lain.
Kalau database tidak dapat dikopi, program mysqld-nt.exe distop dulu menggunakan task manager.

Sulitnya Entri Data Data PAS-SMA

Spesifikasi server:
Processor = Intel Dual Core E4500
Memory = 2 GB
HDD = 320 GB

Instalasi PAS-SMA v.2008 sebagai server. Entri data dilakukan di client-client yang juga sudah terpasang program PAS-SMA client. Beberapa masalah yang terjadi adalah:
1. Entri data tidak langsung dapat masuk ke server, meski telah di-save. Terbukti saat dibuka lagi, data yang barusaja di-entri tidak ada=tidak tersimpan.
2. Khusus untuk data siswa, entri manual (one by one) sangat butuh pengorbanan waktu dan tenaga. Sebagai informasi tambahan, siswa SMA 1 Wonosari berjumlah 674 orang. Butuh berapa waktu dan tenaga untuk entri, padahal belum tentu semua data yang di-entri dapat tersimpan di database server.

Memperhatikan hal di atas kemudian diambil langkah untuk memasukkan data akan mempergunakan fasilitas import yang memang telah disediakan, terutama untuk import data siswa yang sedemikian banyak.
Menurut manual yang ada, langkah yang ditempuh sangatlah mudah:
1. Semua dokumen dimasukkan ke worksheet, format data, dan seterusnya dibuat persis dengan blangko yang disediakan.
2. Informasi di header/kepala tabel dihapus
3. Disimpan dalam format comma delimiter (csv). Syarat: regional setting komputer harus di English (United States).
4. Buka program import, dan seterusnya….

Nah, sudah dicoba dengan berbagai cara simpan dalam format csv tetapi tetap muncul pesan kesalahan, data referensi harus diisi terlebih dahulu. Weee…ini baru kasus, padahal program referensi sudah komplit diisi…
Iseng-iseng, contoh dari csv PAS dicoba diimport….ada pesan kesalahan, tetapi sukses. Data dapat dimasukkan ke database PAS.
Horee…..
Database PAS dikosongkan (ditimpa dengan yang belum ada data siswanya)…
Iseng-iseng lagi, csv PAS diedit pakai Excel (dikurangi jumlah siswanya) lalu disimpan lagi..di-impor lagi…tidak bisa…muncul pesan kesalahan referensi harus diisi dulu….
Naa……

Ini baru problem….
Khusus data siswa yang dibuat menggunakan Excel dan disimpan dalam format csv TIDAK AKAN PERNAH DAPAT DIIMPOR ke database PAS.
Iseng-iseng lagi, csv dari PAS dan csv data siswa editan Excel dibuka menggunakan teks editor notepad…
Na….
Ketahuan bedanya…terutama di digit angka-angka referensi:
1. Kolom RT (csv PAS=3 digit;csv Excel=1 digit)
2. kolom RW(csv PAS=2 digit;csv Excel=1 digit)
3. kolom KodePOS (csv PAS=5 digit;csv Excel=1 digit)
4. kolom tingkat_pendidikan (csv PAS=2 digit;csv Excel=1 digit)
Lalu…
Yang dilakukan selanjutnya adalah membuat persis sama untuk data di kolom-kolom tersebut…jangan sampai ada yang tercecer…
Finally data dapat masuk ke database PAS…
Jadi, kesimpulannya:
1. bila saat import data terdapat pesan kesalahan referensi, padahal referensi sudah komplit berarti data csv tidak sesuai dengan tipe data di database berarti csv butuh diedit lagi menggunakan notepad dengan cara membuat persis formatnya dengan contoh yang dilampirkan.
2. jangan meremehkan editor teks semacam notepad ya…

15 Januari 2009

Hasil Imbas PAS-SMA di Sekolah

Setelah PAS-SMA untuk SMA RSBI diujicoba bersama terdapat beberapa hal yang perlu dicermati, diantaranya adalah :
1. Data siswa harus dimasukkan terlebih dahulu sebelum menu akademik dijalankan, termasuk menu-menu keuangan dijalankan, karena semua transaksi melibatkan siswa
2. Agar segera dapat dijalankan, perlu identifikasi secara detail terhadap item-item esensi agar PAS-SMA dapat segera dijalankan.

Kemudian secara lebih detail, ada beberapa masukan sebagai berikut:
Kesiswaan: (kriteria#1)
Menjadi tanggungjawab bersama, krn beban tiap bidang berbeda

Kurikulum: (kriteria#2)
+ Yang penting adl kesiapan data, siapapun yg mengerjakan tdk masalah.
+ Tidak mungkin mengisi semua data sekaligus, tetapkan prioritas data utama untuk segera dikerjakan demi lancarnya program.

Bendahara/Keuangan: (kriteria#3)
Data-data siswa harus masuk dulu agar transaksi keuangan dapat diproses

Sarana:
Data sudah banyak, tetapi perlu update terlebih dulu.

Kepegawaian:
Data hardcopy sudah siap, tinggal entri saja.

Timetable dibuat sesuai rencangan berikut ini:
20-Jan-09 = Progress identifikasi data-data utama
target = 20% selesai
22-Jan-09 = Progress identifikasi & entri data
target = 40% selesai
27-Jan-09 = Progress identifikasi & entri data
target = 60% selesai
29-Jan-09 = Progress identifikasi & entri data
target = 80% selesai
30-Jan-09 = Progress identifikasi & entri data
target = 100% selesai

01-Feb-09 = RUNNING PROGRAM............
02 s.d. 14-Feb-09 = "TEST DRIVE" PROGRAM
15-Feb-09 = RUNNING SMS GATEWAY........

Perancangan Formulir LJK untuk Penelusuran Calon Siswa Baru

Berbekal pengalaman penelusuran calon siswa (PSB) untuk tahun 2008/2009, tahun 2009/2010 ini SMA 1 Wonosari, Gunungkidul merencanakan penggunaan LJK (Lembar Jawab Komputer) untuk mempermudah proses penelusuran calon siswa.
Beberapa hal yang dapat dihindari dengan penggunaan LJK ini adalah :
1. Kemungkinan kesalahan entri data, karena data langsung dientri di LJK oleh setiap calon siswa.
2. Mengurangi beban kerja tim penelusuran karena proses verifikasi data lebih mudah.
3. Mempercepat proses dan butuh SDM relatif lebih sedikit.

Meski demikian, sebenarnya sekolah perlu juga mempertimbangkan untuk membeli scanner yang lebih handal (baca: paling tidak memori internalnya lebih besar) agar proses scanning LJK tidak melulu dihambat oleh macetnya scanner karena klelegen LJK.

Data-data yang dibutuhkan dari setiap calon siswa adalah:
1. Data pribadi (tanggal lahir, jenis kelamin, alamat rumah, jarak sekolah)
2. Prestasi individu (akademis), jadi bukan prestasi kelompok
3. Nilai raport dari semester 1 hingga semester 5 (Kl VII semester 1 hingga kelas IX semester 1) untuk pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan IPA.

Jangan lupa gunakan hanya pensil 2B saja untuk mengisi LJK tersebut.

Imbas Pelatihan PAS-SMA RSBI di SMA 1 Wonosari

Bulan Desember 2008, dilaksanakan pelatihan PAS (Paket Aplikasi Sekolah) SMA bertempat di SMA 8 Yogyakarta. Inti dari pelatihan tersebut adalah bagaimana cara mengoperasikan PAS-SMA tersebut dari mengisi referensi hingga menggunakan fasilitas layanan SMS gateway.

Depdiknas membuat kebijakan bagi seluruh sekolah RSBI wajib menggunakan PAS ini di sekolah masing-masing sehingga lebih mudah dalam mengetahui seluruh informasi yang ada di sekolah tersebut dengan cepat-tepat-akurat. Masalah yang muncul dari kebijakan tersebut adalah keterbatasan yang ada di setiap sekolah berbeda-beda. Bahkan ada sekolah yang sudah menerapkan program manajemen semacam PAS, dan ada sederetan masalah lain.
Lalu..
Depdiknas memperlunak kebijakan tersebut menjadi:
Sekolah boleh mempergunakan program manajemen (sistem informasi) selain PAS, tetapi semua data yang dibutuhkan PAS harus diisi, dan bila ada supervisi PAS harus dapat dipergunakan.
Yah....sama saja to... Ini berbeda, dana RSBI tidak boleh dianggarkan untuk konsultan kaitannya dengan merubah interface/sejenisnya dari PAS, termasuk tidak boleh untuk membayar programmer guna me-re-assembly PAS. WOW...Inilah tantangannya.....
Sehingga dengan kebijakan tersebut, tanggal 15 Januari 2009 dilaksanakan imbas PAS-SMA ke semua perangkat sekolah demi tercapainya target = semua data yang dibutuhkan PAS harus terpenuhi.

Meskipun masih terdapat beberapa kelemahan PAS, diantaranya:
1. Untuk PSB, belum mendukung calon siswa dari luar propinsi.
2. Mata pelajaran muatan lokal tidak dapat diisi lebih dari 1 macam.